Siliwangi Harley-Davidson® of Bandung
JL Wastukencana No. 105, 40116 Bandung

The Essence of Safety, Mari Utamakan Keselamatan

The Essence of Safety, Mari Utamakan Keselamatan

Akhir-akhir ini kita sering melihat berita-berita tentang kecelakaan dan korbannya beragam ada public figure, pejabat, dan juga rakyat biasa. Kurangnya pemahaman tentang safety, sanksi pelanggaran lalu lintas yang kurang jelas, abai terhadap kondisi Kesehatan, serta abai terhadap Kesehatan kendaraan, adalah pemicu-pemicu kenapa kita sering mendengar berita-berita tentang kecelakaan. 

 

Pada dasarnya, ketika kita hendak untuk berkendara, langkah pertama yang diambil adalah mengambil lisensi, dalam hal ini adalah surat izin mengemudi. Sebenarnya, dalam alur untuk mengambil lisensi kendaraan bermotor, di dalamnya terdapat teori dan praktek tentang apa saja yang menjadi materi dasar untuk berkendara. Di beberapa tempat di luar negeri, mereka sudah mengadopsi online course untuk materi teori dasar berkendara. Teori dasar berkendara yang menurut kami penting adalah:

 

  • Batas kecepatan yang ditentukan
  • Cara membaca traffic light (lampu merah)
  • Cara Membaca rambu2 lalu lintas
  • Cara Mengerti marka jalan
  • Manfaat setiap safety equipment di motor
  • Aturan School Zone

 

a. Batas Kecepatan

 

Bagi para pengendara, penting rasanya untuk mengetahui batas kecepatan maksimum dan minimum. Peraturan ini dibentuk untuk keselamatan pengendara, baik kita maupun yang lain. Aturan ini dibuat berdasarkan struktur dan kondisi jalan. Mungkin kita sudah mengerti bahwa ada aturan batas kecepatan, tetapi untuk sanksi atas pelanggaran di negara kita ini menurut kami masih kurang. Disini yang menurut kami harus dibenahi, karena ini menyangkut nyawa manusia. Ketika pelanggaran terjadi, sebaiknya tidak ada batas toleransi terhadap pelanggaran yang telah diperbuat.

 

b. Traffic Light

 

Traffic light (lampu merah) bertujuan untuk melancarkan alur lalu lintas di area persimpangan. Sederhananya, lampu merah hanya terdiri dari warna merah, kuning, hijau. Warna merah untuk berhenti, warna kuning untuk siaga, dan warna hijau untuk jalan. Apakah itu sederhana? Jelas, dan itu mudah dimengerti oleh semua lapisan masyarakat. Tetapi, banyak sekali pelanggaran-pelanggaran lampu lalu lintas di negara ini. Contoh yang sangat dominan adalah sering menerobos lampu merah, padahal situasinya adalah lampu merah sedang menyala. Baru-baru ini terjadi kecelakaan yang melibatkan antara sepeda motor dan mobil, yang dimana motor yang dimaksud menerobos lampu merah. 

 

 

c. Membaca rambu-rambu lalu lintas


Rasanya sudah cukup jelas kita bisa membaca rambu-rambu yang ada di jalanan. Berikut kami berikan contoh2 rambu-rambu lalu lintas yang ada di negara kita:

Gambar di atas merupakan tanda bahwa kita tidak boleh melakukan putar arah. Kita sudah tahu ini adalah rambu tidak boleh putar arah, tetapi kenapa masih banyak yang melakukan pelanggaran terhadap rambu ini. Banyak alasan yang melatar belakangi pelanggaran tersebut seperti ingin lebih dekat, tidak ada petugas yang berjaga, tidak ada sanksi pelanggaran yang jelas. Hal-hal seperti itu menjadi celah terhadap hukum yang berlaku di negeri kita. 

 

Dua gambar diatas memiliki arti yang berbeda. Huruf P disilang itu artinya kendaraan tidak boleh parkir di area tertentu, sementara huruf S disilang itu artinya kendaraan tidak boleh berhenti di area tertentu. Ini sering disalah artikan bahwa huruf S dan P itu sama-sama berhenti, padahal bukan. Huruf P disilang adalah bentuk lain dari berhenti, tetapi untuk waktu yang lebih lama, minimal 5 menit, sementara huruf S disilang adalah bentuk lain dari berhenti, tetapi untuk waktu yang cepat. Banyak sekali dalam kesempatan tertentu, berbagai kendaraan sering berhenti pada area yang memiliki rambu diatas. Alasan klasiknya yaitu salah satunya sulit mencari tempat berhenti. Padahal kalau misalnya bisa bersabar sedikit, pasti ada tempat untuk bisa memarkirkan kendaraan kita atau hanya sekadar memberhentikan kendaraan kita. 

 

Nyatanya kejadian di lapangan, sering kali beberapa pengendara mengabaikan rambu2 seperti ini. Terutama angkutan umum seperti angkot, kebanyakan dari mereka hanya karena mencari penumpang, mereka mengabaikan aturan seperti ini. Padalah larangan-larangan seperti ini dibuat untuk kelancaran berlalu lintas, keamanan dalam berkendara, dsb.

 

Pada kenyataannya, banyak sekali yang melakukan pelanggaran-pelanggaran yang menurut kami sebenarnya sangat mudah sekali untuk dituruti. Lagi-lagi, hukum kita yang terlalu lunak untuk memberikan sanksi. 

 

 

d. Mengerti marka lalu lintas

 

Apa yang dimaksud dengan marka lalu lintas atau marka jalan? Marka adalah instrument untuk mengatur kelancaran dalam berlalu lintas, agar tidak terjadi keruwetan, atau kesalahan. Ada beberapa contoh marka yang sering kita temui di jalan, seperti:

Ini adalah contoh marka jalan untuk pejalan kaki. Ini adalah instrument untuk membantu pejalan kaki menyebrangi jalan. Ini juga untuk membantu pengendara mengetahui ada pejalan kaki yang menyebrangi jalan. Pada kenyataaanya, malah banyak sekali pengendara lalu lintas yang selalu abai dengan pejalan kaki, padahal disana sudah ada tanda zebra cross. Begitu pun juga pejalan kaki, terkadang mereka cukup sembarangan untuk menyebrangi jalan. Sudah jelas ada zebra cross di area tersebut, tetapi masih lalai tidak menggunakan zebra cross. 

Ini adalah contoh marka jalan untuk memisahkan jarak kendaraan antara sisi kanan dan kiri. Ini diperlukan untuk mengatur kendaraan agar tidak terjadi tumpang tindih. Di beberapa tempat, dipasang mata kucing untuk membantu penglihatan pengedara pada malam hari. Namun pada kenyataannya, banyak sekali pengguna jalan yang melawan arus. 

 

Banyaknya orang yang melanggar marka jalan ini murni karena ketidak tahuan mereka terhadap manfaat dari marka jalan itu. Ini yang berbahaya, mengingat marka jalan ini memberikan petunjuk untuk membuat jarak antara kendaraan. 

 

e. Safety equipment

 

Berbagai macam safety equipment tersedia di beberapa titik di mobil maupun motor. Mereka bertujuan untuk memberikan rasa aman ketika berkendara. Perlengkapan safety yang ada di berbagai kendaraan itu sudah melalui pengetesan dari pabrikan kendaraan masing-masing. 

 

Pada kendaraan roda dua, perlengkapan yang ada lebih kepada pakaian yang dipakai oleh bikers. Hal yang utama yang dikenakan para bikers itu meliputi helm yang bersertifikasi, jaket, celana panjang, dan sepatu. Akan tetapi, ada juga beberapa yang lebih safety, seperti body protector, helm dengan anti-fog, jaket dengan pad protector, dan sepatu yang kaku dan keras. 

 

Body protector biasanya umum digunakan pada riders, termasuk pengguna motor trail. Body protector melindungi hampir seluruh badan, termasuk pelindung dada, bahu, lengan. Ini berfungsi ketika kecelakaan terjadi, dampak benturan ke badan akan berkurang. Biasanya terbuat dari bahan polycarbonate, atau berbahan karbon. Body protector lazim ditemukan pada ajang balapan motor, karena itu merupakan syarat utama untuk standar keselamatan. 

 

Berbeda dengan Body Protector, jaket dengan pad protector merupakan jaket yang dilengkapi dengan perangkat safety pada lapisan dalamnya. 

 

Ada juga helm dengan anti-fog. Anti-fog di helm berfungsi untuk memberikan perlindungan agar tidak terjadi embun pada kaca helm. Ketika pada saat hujan, sebagian pengendara mengalami situasi dimana kaca helm mereka akan berembun. Ketika kaca berembun, pengendara selalu repot untuk mengelap kaca mereka agar kembali jernih. Ini yang berbahaya, karena ketika pengendara mengelap kaca, ada bahaya yang mengintai. Itu sebabnya ketika Anti-Fog ini ada, para penjual sering kehabisan stock seiring makin bertambahnya peminat dari salah satu produk safety tersebut, apalagi dengan musim penghujan seperti sekarang ini. 

 

Disamping itu juga, penggunaan sepatu yang tepat akan menambah kesan safety ketika berkendara. Rata-rata bahan dasar sepatu yang digunakan memakai bahan dasar keras. Hal ini dipakai agar kaki lebih aman ketika terjadi kecelakaan. 

 

f. School zone

 

Di beberapa negara maju atau berkembang, School Zone adalah tempat yang cukup menjadi perhatian. Ketika anak-anak akan masuk sekolah, maupun pulang sekolah, banyak sekali anak-anak yang berlalu lalang. Ada yang beli jajanan, makan siang, menuju ke halte bus, menuju ke penjemput, dll. Hal ini memberikan efek kepada lalu lintas di depan sekolah. 

 

Aturan-aturan School Zone ini berbeda-beda, tergantung dari pemerintah setempat. Aturan-aturan dari School Zone tersebut diantaranya:

 

1. Pembatasan kecepatan berkendara

2. Penyebrangan jalan

3. Pengaturan waktu school zone

 

Semua dari aturan-aturan tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman, baik itu murid-murid sekolah, maupun pengguna jalan. 

 

Pada dasarnya, pembatasan kecepatan berkendara pada school zone itu diperlukan. Ketika kendaraan melaju cepat, sementara di daerah sekitar timbul keramaian, akan sulit bagi pengendara untuk waspada. Dibutuhkan jarak beberapa meter untuk menghentikan kendaraan dari dalam keadaan cepat sampai kendaraan tersebut berhenti total, apalagi dalam keadaan kecepatan tinggi. 

 

Kemudian, penyebrangan jalan atau zebra cross itu penting dalam school zone ini. Banyaknya anak-anak sekolah berlalu lalang disekitar halaman muka sekolah, sehingga dibutuhkan pengetahuan kepada anak-anak pentingnya zebra cross, yang dimana bertujuan untuk memberikan rasa aman. 

 

Lalu penerapan jam pemberlakuan aturan school zone cukup mempengaruhi safety. School zone biasa ditetapkan pada jam masuk sekolah, jam istirahat sekolah, dan jam pulang sekolah. Kami mengambil contoh waktu kami tinggal di Australia, pemerintah New South Wales menetapkan aturan school zone diberlakukan pada jam 08.00-09.30 pada pagi hari, dan 14.30-16.00 pada sore hari. Kenapa diberlakukan pada jam tersebut? Alasan mudahnya adalah, anak-anak akan cukup ramai berlalu lalang ketika akan masuk sekolah dan pulang sekolah.

 

Lantas, apa yang seharusnya dilakukan supaya kita tetap merasa aman? Selain faktor yang disebutkan, seharusnya pihak-pihak terkait menyadari tentang pentingnya sarana dan prasarana jalan raya. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu:

 

a. Kualitas aspal

b. Pemahaman hukum dan sanksi yang berlaku

c. Pentingnya menjaga kesehatan tubuh, termasuk mental

 

Harus kita akui bahwa Indonesia ini belum memiliki kualitas aspal yang baik. Terkadang di satu sisi daerah ibukota, aspal yang dipakai memiliki kualitas yang bagus, sementara hanya hitungan kilometer diluar kota, aspal yang dipakai memiliki kualitas yang buruk. Patut diingat bahwa penyebab kecelakaan lalu lintas paling banyak adalah kualitas aspal yang buruk. Kemudian, apa yang harus dilakukan supaya kualitas aspal kita baik?. Sebenarnya ini sangat mudah untuk dijawab, yaitu perbaikan dengan menggunakan kualitas aspal yang jauh lebih bagus. Tidak hanya sekadar perbaikan, tetapi juga perawatan yang memadai. Sehingga pengendara yang melalui jalan tersebut akan merasa nyaman dan aman. 

 

Kemudian, pemahaman tentang hukum dan sanksi yang berlaku di negara ini juga harus menjadi prioritas. Undang-undang lalu lintas sudah jelas memberikan pernyataan bahwa sudah ada pengaturan-pengaturan mengenai keselamatan berlalu lintas, tetapi sanksi yang diterapkan tidak begitu berdampak pada kelangsungan masyarakat dalam berlalu lintas. Apa yang perlu dibenahi sehingga masyarakat kita mengerti akan hukum berlalu lintas? 

 

a. Pendidikan usia dini mengenai berlalu lintas

b. Pembekalan Pendidikan berlalu lintas melalui keluarga

c. Sosialisasi pentingnya berlalu lintas yang baik dimulai dari tingkat RT/RW

d. Pemantapan rambu-rambu dan sanksi yang jelas dan mengikat

 

Pada akhirnya, yang paling terpenting bagi kita sebagai pengendara adalah untuk selalu menjaga dan memelihara kesehatan. Istirahat yang cukup, makan yang teratur, menjaga asupan air, akan menjaga konsentrasi kita saat berkendara. Hal ini cukup memberikan dampak kepada lalu lintas kita. 

 

Terima kasih telah membaca artikel kami kali ini. Nantikan kami pada artikel kami selanjutnya. Salam bikers!